Sunday, January 25, 2009

KTM dan Pengembangan Usaha

Jakarta, (HPO)
Ir. Prasetio Sayogyo MEM, Direktur Pengembangan Usaha, Ditjen Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (P2MKT), Depnakertrans mengatakan Kota Terpadu Mandiri akan berpotensi sebagai kekuatan ekonomi real yang berbasis pada Ekonomi Kerakyatan. Sebab di KTM itu ada pertanian dan perkebunan yang menghasilkan komoditas yang harus dikelola lebih lanjut. Misalnya dari padi menjadi tepung beras. Atau minyak sawit menjadi sabun.
Dengan begitu akan timbul berbagai macam usaha, jasa dan profesi. Mulai dari Home Industri, Jasa Transportasi dan Distribusi.
Oleh sebab itu Organisasi Pelaksana Pembinaan dan Pengembangan KTM memiliki posisi sentral. Dan akan lebih kuat lagi bila di organisir oleh kekuatan organisasi yang ada dalam masyarakat itu sendiri. Baik organisasi Petani, Usahawan atau organisasi Profesi setempat. "Ini merupakan kekuatan ekonomi rakyat yang nya", tambah Prasetio. [kam]

Organisasi Petani dan Investor Swasta Diminta Bersiap untuk Kelola KTM

Dari pertemuan dengan 4 (empat) Bupati yang wilayahnya telah dibangun KTM, timbul wacana pada tahun 2009 ini akan dikelola oleh suatu Organisasi Pelaksana. Organisasi itulah yang akan membina, mengelola dan mengembangkan KTM tersebut. Untuk sementara dapat berasal dari birokrasi setempat. Bagaimana bentuk Organisasi Pelaksana tersebut, akan diserahkan kepada Bupati bersangkutan. Mengenai bentuk dan nama organisasi belum dibicarakan.

"Pada akhirnya KTM itu akan dikelola oleh masyarakat itu sendiri. Yaitu masyarakat tani dan masyarakat usaha setempat",demikian dikatakan oleh Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Masyarakat dan Kawasan,Ditjen Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi,Depnakertrans Ir.Prasetyoadi Warsono.

"Untuk itu masyarakat melalui Organisasi yang mereka miliki, bekerja sama dengan investor setempat diminta mempersiapkan diri untuk mengelola KTM.", tambah Prasetyo. [kam]

Oon Kurniaputra: "Tak Ada Salahnya KTM Dibangun oleh suatu Otorita"

Berbicara mengenai Kota Terpadu Mandiri (KTM) Staf Ahli Menakertrans Bidang Kependudukan, Ir. H. Oon Kurniaputra, MA berpendapat tidak ada salahnya KTM itu dibangun oleh suatu Otorita dengan pertimbangan efisiensi, efektifitas dan Sumber Daya Manusia. "Kalau ada rencana membangun KTM dengan skala yang besar. Apa yang sudah berjalan saat ini harus dikembangkan dengan berbagai variasi atau model.", jelas Oon.

Hal penting yang perlu dipikirkan dalam membangun KTM adalah ketersedian Sumber Air Bersih, Sumber Energi, Akses Jalan/Transportasi dan Komunikasi. Bagaimanapun juga harus ada keinginan dari semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat serta investasi yang memadai. [kam]